PERJALANAN BARU DI MULAI
Awal Perjalanan Baru di SNBT sampai Berani Mencoba Hal Baru
Perjalanan kuliahku dimulai dari satu titik yang cukup berkesan, aku dinyatakan lolos SNBT. Waktu itu, pilihanku sederhana tapi penuh harapan. Pilihan pertama Ilmu Komunikasi, pilihan kedua Sosiologi. Jujur, awalnya aku sempat mikir kalau pilihan kedua itu cuman sebagai pilihan terkahir. Tapi ternyata, hidup punya cara sendiri buat ngenalin amhke hal-hal baik yang nggak pernah aku rencanakan.
Ketika namaku resmi diterima di Program Studi Sosiologi, rasa syukur itu justru datang pelan-pelan tapi kuat. Aku mulai sadar kalau pilihan kedua ngga selalu berarti pilihan yang salah. Justru dari sini, aku belajar hal baru, sudut pandang baru, dan ilmu yang ternyata sangat dekat dengan dunia yang selama ini aku jalani.
Sosiologi mengajarkan aku buat lebih peka melihat masyarakat, membaca fenomena sosial, dan memahami manusia bukan cuma dari luarnya, tapi dari proses dan latar belakangnya. Dan tanpa aku sadari, ini nyambung sama keseharianku yang memang sudah aktif di berbagai kegiatan sosial dan kepemudaan.
Di luar kampus, aku cukup aktif di berbagai organisasi dan forum kepemudaan. Mulai dari Forum Anak, PIK-R, sampai peranku sebagai Duta GenRe Kota Banjarmasin. Semua aktivitas itu pelan-pelan terasa satu arah dengan apa yang aku pelajari di kelas. Teori yang aku dapat di kampus, aku lihat langsung praktiknya di lapangan. Sebaliknya, pengalaman di lapangan bikin aku lebih mudah memahami materi kuliah. Di situ aku merasa, “oh, ternyata aku ada di tempat yang tepat.”
Minggu pertama di kampus jadi fase adaptasi yang menurutku cukup menyenangkan. Kenal lingkungan baru, ketemu teman-teman dengan latar belakang yang beda-beda, dan mulai terbiasa dengan ritme perkuliahan. Mata kuliah yang aku pelajari terasa asing di awal, tapi justru bikin penasaran. Dari segi pertemanan juga seru semua sama-sama belajar, sama-sama bingung, tapi sama-sama mau berproses.
Di sela kesibukan sebagai mahasiswa baru, aku tetap menyempatkan diri aktif di organisasi. Salah satu momen yang cukup berkesan adalah saat aku menjalankan peranku sebagai Duta GenRe Kota Banjarmasin. Aku berkesempatan menjadi narasumber di SDN Jejangkit Pasar, Barito Kuala, membawakan materi tentang bullying. Anak-anaknya aktif, polos, dan penuh rasa ingin tahu.
Kegiatan itu juga terasa berkesan karena aku diajak berkolaborasi bersama BEM Fakultas Hukum ULM dalam program bina desa mereka. bagi diriku,bisa bekerja sama dengan rekan satu kampus untuk hal-hal positif itu menyenangkan . Ada rasa bangga karena bisa , saling belajar, dan sama-sama memberi dampak.
Semua proses ini nggak lepas dari dukungan teman-teman dan dosen yang selalu memberi ruang untuk berkembang dan motivasi yang aku dapat . Masa awal perkuliahan ini jadi titik awal bagiku untuk benar-benar bertumbuh bukan cuma secara akademik, tapi juga sebagai manusia yang berdampak.
Dan bagiku, masa PRA semester ini adalah fondasi. Fondasi untuk belajar mengenal diri sendiri, mengenal dunia kampus, dan menyiapkan diri untuk proses panjang ke depan. Ini baru awal, tapi dari sini aku yakin, perjalanan ini layak untuk dijalani.






Komentar
Posting Komentar